Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus – Penyakit tifus yang menular ini disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Jadi, baik penderita tifus atau tidak, alangkah baiknya untuk mengetahui cara mengatasi penyakit menular ini.

Jenis makanan apa yang membantu selama Typhoid?

Seperti halnya infeksi lainnya, diet selama tifus harus diawasi dengan ketat. Ketidaknyamanan gastrointestinal adalah kejadian umum, jadi lebih baik jika pilihan makanannya mudah dan ringan. Makanan tifus biasanya hambar karena perlu dicerna dan memperkuat kekebalan tubuh.

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus

Makanan yang perlu di konsumsi?

Makanan berkalori tinggi: Dianjurkan untuk makan makanan berkalori tinggi dan mengkonsumsi makanan seperti kentang rebus, pisang, nasi, pasta, roti putih. Porsi kecil dari makanan tersebut akan memberikan beberapa kekuatan dan energi untuk pasien tifus.
Cairan dan buah-buahan dengan kadar air tinggi: Ikuti diet cair dan konsumsi cairan yang cukup dalam bentuk jus buah segar, air kelapa lunak, jus jeruk nipis, buttermilk, air yang diperkaya elektrolit, kaldu sayuran.

Tambahkan buah-buahan kaya kandungan air seperti semangka, melon, anggur, aprikot ke dalam makanan. Cairan dan buah-buahan ini membantu memulihkan kadar air dalam tubuh yang terkuras selama demam tifoid dan menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi kemudian dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut selama pengobatan tipus.

Makanan kaya karbohidrat: Makanan semi padat seperti bubur, telur rebus, kentang panggang mudah dicerna, dan karbohidrat sehat ini bermanfaat bagi pasien tifus.

Produk susu: Produk susu seperti yoghurt, susu, dan telur memastikan kecukupan protein dalam tubuh, dan karenanya harus dimasukkan dalam rencana diet pemulihan tifus. Makanan ini lebih mudah dicerna dibandingkan dengan daging. Vegetarian dapat memilih kacang-kacangan, lentil, keju cottage untuk memenuhi kebutuhan protein mereka.

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus

Makanan apa yang harus dihindari?

Sementara mengawasi apa yang dikonsumsi pada demam tifoid adalah penting, sama pentingnya adalah untuk benar-benar menghindari beberapa makanan. Makanan yang dapat mengganggu pengobatan tifus meliputi:

Makanan Berserat Tinggi: Makanan seperti sereal gandum utuh dan roti gandum utuh dapat mengganggu sistem pencernaan karena sulit dicerna. Makanan ini tinggi serat atau serat idealnya harus dihindari.

Makanan Berminyak: Makanan berminyak atau gorengan, mentega harus dihindari selama demam tifoid.
Rempah-rempah: Sama seperti makanan berminyak, rempah-rempah, bumbu, dan makanan asam asetat dapat memperburuk peradangan di usus. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari makanan seperti cabai, merica, cabai rawit, cuka, saus pedas, saus salad, buah-buahan dan sayuran kalengan.

Sayuran Mentah: Seperti kubis, capsicum, lobak. Sayuran ini harus dihindari karena dapat menyebabkan kembung.
Apa penyebab demam tifoid dan apa saja gejalanya?

Bakteri Salmonella typhi bertanggung jawab untuk menyebabkan demam tifoid. Orang yang terinfeksi membawa bakteri dalam saluran usus dan darah mereka. Bakteri dapat ditularkan dengan memakan makanan atau minuman yang telah disentuh oleh pasien yang terinfeksi tifus jika mereka tidak menjaga kebersihan dengan baik.

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus

Gejala demam tifoid muncul sekitar satu sampai tiga minggu setelah seseorang terinfeksi bakteri Salmonella typhi. Gejala yang menjadi ciri penyakit ini antara lain:

Sakit kepala
Kelelahan
Demam tinggi
Perut bengkak
Kurang nafsu makan
Penurunan berat badan
Kebingungan
Beberapa tindakan pencegahan terhadap Tifus

Terlepas dari tindakan pencegahan diet selama pengobatan tipus, beberapa tindakan dasar dapat membantu untuk menghindari tipus. Tindakan ini meliputi:

Mendapatkan vaksinasi terhadap demam tifoid.
Menjaga kebersihan pribadi.
Menghindari makanan dan minuman dari pedagang kaki lima.
Minum air kemasan atau air rebusan sebelum dikonsumsi.
Memilih makanan kecil dan sering.
Meskipun pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati, jangan pernah menunda untuk menyingkirkan infeksi tifoid dan segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejalanya. Tetap waspada untuk tetap sehat!


Artikel diatas adalah tentang Makananan Yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Tifus, semoga informasi diatas dapat membantu anda. Dan jika anda ingin membaca artikel bermanfaat lainnya tentang 4 Manfaat Mengkonsumsi Kentang Untuk Kesehatan Anda, Silahkan kunjungi tautan tersebut.

Jika anda membutuhkan minuman kesehatan yang mampu untuk menyembuhkan penyakit seperti, kanker, diabetes, serangan jantung, atau penyakit lainnya, silahkan berkunjung ke situs kami Masagi untuk mendapatkan kebaikan alami.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *